Kemampuan Membaca Pemahaman Siswa Kelas III Sekolah Dasar Berbasis Deep Learni
Abstract
Rendahnya kemampuan membaca pemahaman siswa kelas 3 sekolah dasar merupakan potret nyata lemahnya literasi dasar, sebagaimana ditunjukkan oleh penurunan skor PISA Indonesia tahun 2022 menjadi 359 poin. Di tingkat mitra, masalah ini dipicu oleh penggunaan strategi pembelajaran membaca konvensional oleh guru, keterbatasan bahan ajar yang relevan, serta minimnya pelatihan pedagogis yang interaktif. Untuk mengatasi persoalan tersebut, kegiatan pengabdian masyarakat ini menerapkan pendekatan deep learning (pembelajaran mendalam) yang diintegrasikan melalui strategi SQ3R (Survey, Question, Read, Recite, Review). Kegiatan dilaksanakan di sekolah mitra dengan metode pelatihan guru, pendampingan penyusunan perangkat bimbingan membaca, serta simulasi pengajaran langsung di kelas transisi (kelas 3). Evaluasi dampak diukur melalui lembar observasi aktivitas kritis siswa dan tes kemampuan membaca pemahaman (pre-test dan post-test), yang kemudian dianalisis secara deskriptif komparatif. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan signifikan pada partisipasi aktif siswa dan ketajaman berpikir tingkat tinggi (HOTS). Strategi SQ3R terbukti efektif menuntun siswa memahami teks secara komprehensif, tidak sekadar menghafal, melainkan mampu mengaitkan substansi bacaan dengan realitas kehidupan. Kesimpulannya, sinergi pendekatan deep learning dan metode SQ3R berhasil meningkatkan kapasitas profesional guru dalam mengajar serta mengoptimalkan kualitas kemampuan membaca pemahaman siswa sebagai fondasi krusial keberhasilan akademik di kelas tinggi.
Copyright (c) 2026 Dinda Nurrahma Agung, Dewi Tryanasari, Sri Budyartati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

