Pengaruh Pendekatan Etnomatematika Berbasis Arsitektur Keraton Kasepuhan Cirebon terhadap Hasil Belajar Matematika Peserta Didik Sekolah Dasar

  • Nur Azizah Universitas Muhammadiyah Cirebon, Indonesia
  • Hema Widiawati Universitas Muhammadiyah Cirebon, Indonesia
  • Dianasari Universitas Muhammadiyah Cirebon, Indonesia

Abstract

Pembelajaran matematika di sekolah dasar masih cenderung bersifat abstrak sehingga peserta didik mengalami kesulitan memahami konsep bangun ruang dan mengaitkannya dengan kehidupan sehari-hari. Salah satu alternatif pembelajaran yang dapat diterapkan adalah pendekatan yang mengintegrasikan budaya lokal ke dalam proses pembelajaran sehingga pembelajaran menjadi lebih kontekstual dan bermakna. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pendekatan etnomatematika pada konsep bangun ruang terhadap hasil belajar matematika peserta didik kelas IV serta mengetahui besarnya peningkatan hasil belajar setelah penerapan pendekatan tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Quasi Experiment dan desain Nonequivalent Control Group Design. Data dikumpulkan melalui pretest dan posttest, kemudian dianalisis menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, Independent Sample t-test, dan uji N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pebedaan hasil belajar matematika yang signifikan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol dengan signifikansi 0,000 (<0,05). Hasil analisis N-Gain menunjukkan rata-rata kelas eksperimen sebesar 0,3205 yang termasuk kategori sedang, sedangkan kelas kontrol sebesar 0,0438 yang termasuk kategori rendah. Dengan demikian, pendekatan etnomatematika berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar matematika peserta didik melalui pembelajaran yang kontekstual, bermakna, dan berbasis budaya lokal.

Published
2026-08-16