Pelaksanaan Wawancara Integritas dan Sesi Penguatan Individual bagi Calon Duta Pariwisata Tahun 2026
Abstract
Pemilihan Duta Pariwisata merupakan salah satu upaya pengembangan sumber daya manusia yang berperan sebagai representasi daerah dalam mempromosikan potensi pariwisata. Namun, proses seleksi umumnya masih berfokus pada aspek pengetahuan, kemampuan komunikasi, dan penampilan, sehingga karakter serta kesiapan psikologis peserta belum tergali secara optimal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan membantu mitra memperoleh gambaran karakter calon Duta Pariwisata melalui wawancara berbasis karakter yang dilanjutkan dengan sesi penguatan individual oleh psikolog. Kegiatan dilaksanakan kepada 15 calon Duta Pariwisata Tahun 2026 menggunakan metode wawancara semi-terstruktur yang menggali aspek motivasi, dukungan sosial, pengalaman menghadapi tantangan, komitmen, kemampuan mengenali kelebihan dan kelemahan diri, serta integritas. Data dianalisis menggunakan analisis tematik, sedangkan sesi penguatan individual diberikan berdasarkan hasil wawancara masing-masing peserta. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa seluruh peserta memiliki motivasi untuk mengembangkan diri, mampu mengidentifikasi kelebihan dan kelemahan diri, serta memperoleh dukungan sosial dari lingkungan terdekat. Selain itu, sebagian besar peserta menunjukkan komitmen untuk berkontribusi dalam pengembangan pariwisata, meskipun masih ditemukan kecenderungan overthinking dan kurang percaya diri. Sesi penguatan individual membantu peserta meningkatkan kesadaran diri, memahami potensi yang dimiliki, serta menyusun strategi pengembangan diri. Kegiatan ini memberikan manfaat bagi mitra sebagai informasi pendukung dalam proses seleksi sekaligus mendukung kesiapan psikologis calon Duta Pariwisata dalam menjalankan perannya.
Copyright (c) 2026 Dastin Imanuel, Meiske Yunithree

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

