Upaya Motivasi Belajar Anak Melalui Model Belajar Bermain di Gampong Dayah Meuria Kecamatan Syamtalira Aron Kabupaten Aceh Utara

  • Saiful Bahri Institut Agama Islam Negeri Lhokseumawe, Indonesia
  • Cut Intan Hayati Institut Agama Islam Negeri Lhokseumawe, Indonesia
  • Yustika Rahma Institut Agama Islam Negeri Lhokseumawe, Indonesia
  • Shofiah Mazfi Institut Agama Islam Negeri Lhokseumawe, Indonesia
  • Muhammad Adhari Institut Agama Islam Negeri Lhokseumawe, Indonesia
  • Silfiana Simahate Institut Agama Islam Negeri Lhokseumawe, Indonesia
  • Adina Zikra Institut Agama Islam Negeri Lhokseumawe, Indonesia
  • Nurul Afini Institut Agama Islam Negeri Lhokseumawe, Indonesia

Abstract

Kegiatan yang dilakukan dalam memberikan pengajaran untuk anak-anak demi meningkatkan kualitas dalam mencapai target. Adapun metode pembelajaran penelitian yang digunakan sesuai dengan kebutuhan anak-anak dalam proses pengajaran yaitu metode demonstrans, role play, dan snowball throwing. Penulis memberikan pembelajaran dengan memberikan materi beserta penjelasan, bertukar pikiran, Tanya jawab, dan bertukar peran. Observasi awal yaitu berdiskusi dengan anak- anak terkait dengan sistem dan proses pembelajaran yang didapatkan disekolah agar bisa disesuaikan atau lebih ditingkatkan kualitas peran anak-anak didik. Paparan materi yang disampaikan diharapkan memberikan pengetahuan baru untuk meningkatkan kualitas anak-anak melalui pembelajaran. Minat belajar dan kurangnya motivasi menjadi permasalahan utama yang dihadapi siswa di Kampung Dayah Meuria.Terlihat bahwa anak Kampung Dayah Meuria memiliki kekurangan kesadaran akan hal pendidikan, maka dari itu pentingnya bimbingan belajar yang akan memotivasi para siswa supaya sadar akan pentingnya pendidikan untuk masa depan. Berdasarkan hasil penelitian, kegiatan bimbingan belajar ini memberikan dampak yang signifikan dalam hal pengetahuan umum serta keagamaan seperti peningkatan pemahaman anak-anak, tumbuhnya kesadaran anak dalam belajar, anak lebih aktif dalam berdiskusi dan bertanya tentang materi yang kurang dipahami, dan bertambahnya minat untuk mengikuti kegiatan bimbingan belajar tersebut.

Published
2024-03-06