Menjalani Peran di Tengah Kompleksitas Inklusi: Studi tentang Teacher Well-Being pada Guru Pendamping Khusus (GPK)

  • Hana Budi Prastiwi Universitas Kristen Satya Wacana, Indonesia
  • Enjang Wahyuningrum Universitas Kristen Satya Wacana, Indonesia
  • Margaretta Erna Setianingrum Universitas Kristen Satya Wacana, Indonesia
Keywords: Inclusive Education, Special Assistant Teacher, Teacher Well-Being

Abstract

This study aimed to explore well-being among Special Assistant Teachers (Guru Pendamping Khusus) in Salatiga by identifying its key dimensions and associated factors. A qualitative phenomenological design was employed to explore the lived experiences of four participants involved in the implementation of inclusive education in their respective schools. Data were collected through in-depth interviews and participant observation. The findings reveal that participants interpreted high workload and substantial responsibilities positively, reflecting adaptive perceptions of their job demands. All participants reported positive relationships with school leaders, although some experienced challenges in collaboration with colleagues and parents. Participants also demonstrated proactive engagement in fostering the acceptance of students with special educational needs in regular classrooms, alongside implementing self-care instruction and character development practices to support students’ social participation. Overall, teacher well-being among the participants was relatively stable, with internal factors playing a central role in sustaining their professional functioning. The study contributes to the literature on teacher well-being within inclusive education contexts and offers practical implications for strengthening collaborative support systems among teachers, schools, families, and related institutions.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abdullah, D. (2021). Pola Pendidikan Karakter dalam Membentuk Karakter Santri. OSF Preprints. https://doi.org/10.31219/osf.io/u9av2

Agustaria, R., Lingga, Y., Sitorus, A. M., Silalahi, S. H., & Ritonga, R. (2025). Peran dan Tantangan Guru dalam Pendidikan Inklusi. 3.

Akhiruddin, K. M. (2015). Lembaga Pendidikan Islam di Nusantara. TARBIYA: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam, 1(1), 195-219.

Alfaaroqi, K. U., & Khoiruddin, M. A. (2020). Implementasi Pendidikan Inklusif dan Kendalanya di SDN Betet 1 Kota Kediri. Insight: Jurnal Ilmiah Psikologi, 22(1), 1-16.

Amany, K. M. Z., & Nugroho, B. (2024). Pendidikan Indonesia Saat Ini Dalam Perspektif Filosofi Pendidikan Inklusi, Serta Implementasinya Dalam Konsep Merdeka Belajar. https://doi.org/10.31234/osf.io/acpvd

Amir, Y.S., Cahyani, N., & Permana, I. (2023). Implementasi program pendidikan inklusif bagi siswa tunagrahita di Sekolah Dasar Kabupaten Garut Jawa Barat. LITERAL: Disability Studies Journal, 1(02), 16–24. https://doi.org/10.62385/literal.v1i02.44

Astuti, N., & Karyati, F. (2025). Studi Sikap Terhadap Pendidikan Inklusi, Iklim Sekolah Dan Kepuasan Kerja Guru Di Sekolah Inklusi. Cangkal: Jurnal Ilmu Sosial Dan Humaniora, 1(1), 208-214.

Aziz, A., Djalilah, S. R., Fitriani, R., & Mukti, H. (2025). Penguatan kompetensi guru non-PLB untuk penanganan siswa berkebutuhan khusus di sekolah dasar inklusif. ABSYARA: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat, 6(1), 78 86. https://doi.org/10.29408/ab.v6i1.29984

Bekti, A. A. (2025). Strategi Guru Pendamping Khusus (GPK) Dalam Meningkatkan Karakter Mandiri Pada Peserta Didik Berkebutuhan Khusus (PDBK) Kelas Sumber Di Smpn 43 Surabaya. Kajian Moral dan Kewarganegaraan, 13(3), 270-279.

Cresswell, J. W. (2013). Qualitative Inquiry & Research Design: Choosing Among Five Approach, Third Edition (A. L Lazuardi, Trans). Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Creswell, J. W. (2018). Research design: qualitative, quantitative, and mixed methods approaches. SAGE Publications.

Collie, R. J. (2014). Understanding teacher well-being and motivation: Measurement, theory, and change over time. Doctoral dissertation. University of British Columbia. https://circle.ubc.ca/handle/2429/ 46025

Collie, R. J., Shapka, J. D., Perry, N. E., & Martin, A. J. (2015). Teacher well-being: Exploring its components and a practice-oriented scale. Journal of Psychoeducational Assessment, 33(8), 744-756.

Dewi, W. C., Sritini, S., & Soedjono, S. (2025). Gaya Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Pendidikan Inklusif di Sekolah Dasar. MODELING: Jurnal Program Studi PGMI, 12(1), 29-39

Faradina, N. S., & Rosdiana, A. M. (2022). Dinamika dan faktor resiliensi mengajar pada guru Sekolah Inklusi tingkat Prasekolah. Preschool (Jurnal Perkembangan dan Pendidikan Anak Usia Dini), 3(2), 86-95.

Fithriyah, D. N., Ariani, F. D. E. P., Choiriyah, M. R., Tias, I. D. R. N., & Zaini, A. F. (2025). Peran Guru Pendamping Khusus (GPK) Dalam Pembelajaran Inklusi Di Sekolah Dasar. Jurnal Keilmuan dan Pengajaran, 9(4).

Hasyyati, B. M., & Widyasari, P. (2023). Hubungan antara Self-compassion dengan Burnout pada Guru Sekolah Dasar Inklusif. Jurnal Pendidikan Khusus (JPK) 19 (1), 29–42. https://doi.org/10.21831/jpk.v19i1.49181

Herdiansyah, H. (2015). Metode Penelitian Kualitatif Untuk Ilmu-Ilmu Psikologi. Jakarta: Salemba Humanika.

Issom, F. L., Nadia, Z. (2021) Hubungan Kebersyukuran Dengan Teacher Well-Being pada Guru yang Mengajar di Sekolah Dasar Inklusi. Perspektif Ilmu Pendidikan. http://doi.org/10.21009/PIP.352.1

Issom, F. L., & Fachrurozzy (2022). The Effect of Teacher Stress on Teacher Well-Being in Teachers Who Teach on Inclusive Elementary School. Jurnal Penelitian Dan Pengukuran Psikologi: JPPP, 11(02), 76-83. http://doi.org/10.21009/JPPP.112.03

Khayati, N. A., Muna, F., Oktaviani, E. D., & Hidayatullah, A. F. (2020). Peranan guru dalam pendidikan inklusif untuk pencapaian program tujuan pembangunan berkelanjutan (SDG’s). Jurnal Komunikasi Pendidikan, 4(1), 55-61. https://doi.org/10.32585/jkp.v4i1.440

Kemendikbud. (2022). Panduan Pelaksanaan Pendidikan Inklusif. Badan Standar, Kurikulum, Dan Asesmen Pendidikan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, Dan Teknologi Republik Indonesia

Kusmaryono, I. (2023). Faktor berpengaruh, tantangan, dan kebutuhan guru di sekolah inklusi di Kota Semarang. Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(1), 12-23. http://dx.doi.org/10.30659/pendas.10.1.12-23

Lenaini, I. (2021). Teknik pengambilan sampel purposive dan snowball sampling. Historis: Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Sejarah, 6(1), 33-39.

Lukitasari, S. W., Sulasmono, B. S., & Iriani, A. (2017). Evaluasi implementasi kebijakan pendidikan inklusi. Kelola: Jurnal Manajemen Pendidikan, 4(2), 121-134.

Mansur, Hamsi. (2019). Pendidikan Inklusif Mewujudkan Pendidikan untuk Semua. Yogyakarta: Parama Publishing.

Mariani, E., & Sulasmono, B. S. (2018). Evaluasi Pelaksanaan Program Pendidikan Inklusi di SMP Negeri. Kelola: Jurnal Manajemen Pendidikan, 5(2), 205-216.

Marvasti, A. (2018). Research methods. In The Cambridge Handbook of Social Problems Cambridge University Press. https://doi.org/10.1017/9781108656184.003

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldana, J. (2018). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook. SAGE Publications.

Mirna, M., & Chamidah, A. N. (2025). Collaborative Roles of Teachers and Parents in Supporting Students with Special Needs: Peran Kolaboratif Guru dan Orang Tua dalam Mendukung Siswa Berkebutuhan Khusus. Indonesian Journal of Innovation Studies, 26(4), 10-21070

Moleong, L. J. (2005). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Moleong, L. J. (2019). Moleong, “Metodologi Penelitian Kualitatif Edisi Revisi”. Bandung: Remaja Rosdakarya. PT. Remaja Rosda Karya.

Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 70 Tahun 2009 Tentang Pendidikan Inklusif Bagi Peserta Didik yang Memiliki Kelainan dan Memiliki Potensi Kecerdasan dan/atau Bakat Istimewa.

Phytanza, D. T. P., Nur, R. A., ST, M. P., Hasyim, M. P., Mappaompo, M. A., Rahmi, S., & SH, M. P. (2022). Pendidikan Inklusif: Konsep, Implementasi, dan Tujuan. Rey Media Grafika. http://eprints.unm.ac.id/id/eprint/34935

Pratiwi, J. C. (2016). Sekolah inklusi untuk anak berkebutuhan khusus: tanggapan terhadap tantangan kedepannya. Prosiding Ilmu Pendidikan, 1(2).

Puspita, J. A., & Harsiwi, N. E. (2024). Analisis peran guru pendamping anak berkebutuhan khusus tipe slow learner dalam pembelajaran kelas 1 di SD Muhammadiyah 2 Socah. Dewantara: Jurnal Pendidikan Sosial Humaniora, 3(3), 120-129.

Rahayu, T. (2017). Burnout dan Koping Stres Pada Guru Pendamping (Shadow Teacher) Anak Berkebutuhan Khusus yang Sedang Mengerjakan Skripsi. Psikoborneo, 5(2), 192–198.

Rahmaniar, F. A. (2016). Tugas guru pendamping khusus (GPK) dalam memberikan pelayanan pendidikan siswa berkebutuhan khusus di sekolah inklusif SD Negeri Giwangan Yogyakarta. Widia Ortodidaktika, 5(12), 1252-1263.

Ramadhana, R. N. (2020). Tantangan Pendidikan Inklusi Dalam Mendidik Anak Berkebutuhan Khusus. https://doi.org/10.31219/osf.io/n8rxu

Rebolo, F., & Constantino, M. (2020). Teacher well-being scale (EBED): Development and validation. Cadernos de Pesquisa, 50, 444-460.

Rohmah, I. H., & Izzati, U. A. (2026). Analisis Dinamika Motivasi Kerja pada Guru Non-Formal dalam Perspektif Self-Determination Theory: A Systematic Literature Review. Paedagogie, 21(1), 153-164.

Rudiyati, S. (2005). Peran dan Tugas GuruPembimbing Khusus “Special/Resource Teacher” Dalam Pendidikan Terpadu/Inklusi. (online). Jurnal Pendidikan Khusus. 1(1).

Ryan, R. M., & Deci, E. L. (2002). Overview of self-determination theory: An organismic dialectical perspective. Handbook of self-determination research, 2(3-33), 36.

Saskia, Y., Suriansyah, A., & Rafianti, W. R. (2024). Peran guru pendamping khusus (GPK) dalam pendidikan inklusi di sekolah dasar. MARAS: Jurnal Penelitian Multidisiplin, 2(4), 2203-2209.

Setiawan, H., Aji, S. M. W., & Aziz, A. (2020). Tiga Tantangan Guru Masa Depan Sekolah Dasar Inklusif. BRILIANT: Jurnal Riset dan Konseptual, 5(2), 241-251. https://doi.org/10.28926/briliant.v5i2.458

Syah, M. E., & Zahara, I. (2023). Analisis Burnout Syndrom pada Guru dengan Siswa Berkebutuhan Khusus di Yogyakarta Melalui Emotional Self Control Program. Jurnal Social Library, 3(3), 174–182.

Wahyuhastufi, A. (2016). Identifikasi hambatan-hambatan guru dalam pembelajaran di kelas III A Sekolah Inklusi SDN GiwangannYogyakarta. Basic Education, Universitas Negeri Yogyakarta, 5(2), 81- 86.

Wahyudi, W., & Kristiawati, R. (2016). Gambaran sekolah inklusif di Indonesia:Tinjauan sekolah menengah pertama. https://repositori.kemdikbud.go.id/22922/1/Gambaran%20Sekolah%20Inklusif%20Di%20Indonesia.pdf

Zhou, S., Slemp, G. R., & Vella-Brodrick, D. A. (2024). Factors Associated with Teacher Wellbeing: A Meta-Analysis. Educational Psychology Review, 36(2), 63

Published
2026-08-17
How to Cite
Prastiwi, H. B., Wahyuningrum, E., & Setianingrum, M. E. (2026). Menjalani Peran di Tengah Kompleksitas Inklusi: Studi tentang Teacher Well-Being pada Guru Pendamping Khusus (GPK). Bulletin of Counseling and Psychotherapy, 8(2). https://doi.org/10.51214/002026082099000
Section
Artikel Dalam Bahasa Indonesia